Senin, 25 November 2024

SEDERET AKSARA DALAM KERTAS TAK BERNYAWA

 

Saat aku beku dan renung dalam masalah.
Ku temui engkau kasih.
Sahabat sejati yang setia sampai mati.
Tak tahukah engkau kasih.
Betapa besar arti dirimu disisiku.

Saat aku renung dalam dukaku.
Ku temui engkau kasih.
Perlipur dalam lara tak terkira.
Tak tahukah engkau kasih.
Nafasmu adalah nyawa bagiku.

Saat aku renung dalam laraku.
Ku temui engkau kasih.
Dengarkan keluhku yang resah.
Tak tahukah engkau kasih.
Langkahmu penuntun arahku.

Sederet aksara dalam lembar tak bernyawa.
Bagi mereka engkau bukanlah apa apa.
Hanya coretan yang siap dibuang kapan saja.
Bagiku engkau arti hadirku.
Bagiku engkau nyawaku.
Bagiku engkau arahku.

Meski diam dalam heningmu.
Suara jejak kalam itu indah ditelingaku.
Menuntunku membuang ragu.
Sisihkan gundah dan resah dari nurani.

Tidak ada komentar: