Rentang ini sepi.
Indah secerah mentari.
Bara gerlora jiwa ini.
Membara membakar hati.
Ada banyak rasa terlewati.
Indah secerah mentari.
Bara gerlora jiwa ini.
Membara membakar hati.
Ada banyak rasa terlewati.
Suka cita dalam prahara.
Dilema cinta segi tiga.
Tersenyumlah dengan sumpah serapahmu.
Melanglangbuana membelah langit biru.
Sandarkan kepala dalam pangkuan mimpi. Dilema cinta segi tiga.
Tersenyumlah dengan sumpah serapahmu.
Melanglangbuana membelah langit biru.
Memeluk erat khayalan yang tak pasti.
Anganku masih melayang jauh padanya.
Entah apa yang terjadi,
Bayangannya kembali melintas dalam ingatanku.
Tampa ku sadari airmata ini mengalir begitu saja.
Entah apa yang membuatku enggan untuk percaya dia telah pergi.
Hai angin senandungkanlah lagu itu.
Irama tentang dirinya yg tlah berlalu.
Nestapa di hatiku tak henti mengundang rindu.
Meski waktu bergulir membuang ragu.
Masih jelas bagiku rona wajah itu.
Tentangmu yang kurindu.
Tersenyumlah dalam mimpiku.
Terkdang keadaan menyudutkan.
Membatu & bisu dalam tahtanya.
Tak kuasa tuk melawan.
Biarkan berlalu apa adanya.
Setetes embun tak mungkn jadi lautan.
Meski samudra mengering skalipun.
Dalam sepi tersepi paling sepi.
Aku menetap dalam gelap tergelap paling gelap.
Tepikan kesendirian disisi sunyi.
Gerbang hatiku yg berdebu kian krontang.
Sejenak ku lupa seperti apa luka.
Membuat ku tak mengerti rasa.
Bbiar sejenak ku nikmati indahnya rembulan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar