Minggu, 01 Desember 2024

ENGGAN

Melangkah melewati harunya kehidupan.
Suka duka membuat jutaan nista.
Dalam kebohongan semua menepi.
Merakit mimpi yang tak sesuai dengan jati diri.
Terlukai lidah sendiri.

Terlihat indah semua yang di sodorkan sang hayat.
Mempesona dan menggiurkan.
Membuat hati jenuh dan akal berfikir pendek.
Mencoba dengan segala cara.
Untuk dapatkan apa saja.

Ingin memperbaiki keadaan yang ada.
Namun daya tak kuasa.
Hanya bisa menatap dan biarkan semua berlalu.

Saat mentari menari tersenyum menyapa bumi.
Aku berfikir itu palsu.
Karena tampa disadari ada mendung.
Karena tampa disadari ada hujan.

Biarkan hanya dalam kegelapan.
Tak ada yang bisa tau.
Tak ada yang bisa berubah.
Karena aku enggan untuk tau tentang hidup.
Karena aku enggan untuk mengerti hidup.

Jika ada sesuatu maka akan ada sesuatu.
Lebih baik tak ada sesuatu dan tak kan ada yang baru.
Aku enggan mecampuri yang ada.
Karena akan merusak yang telah ada.

1 komentar:

Anonim mengatakan...

Puisi yg dibuat oleh orang yg negatif thingking thdp masa depannya..